Pasangan Faisal Basri - Biem T. Benjamin adalah perjodohan oleh adanya
kesamaan visi dalam proses pemilukada, yaitu konsisten sebagai politisi
independen. Biem Benjamin memandang Faisal Basri adalah tokoh ekonom
yang memiliki integritas tinggi, berani mengembalikan hadiah yang bukan
haknya dari desakkan kuat atas ketidakberesan pemerintahan. Sementara
Faisal menganggap tokoh pengusaha sekaligus politisi muda
<span style="font-family:"Arial","sans-serif"">Sebagai
ekonom, politisi dan aktivis LSM, Faisal Basri selalu teguh pada prinsip. Garis
perjuangannya jelas, yakni mengurusi permasalahan yang menyangkut hajat hidup
orang banyak.</span>
Bukannya Faisal tak pernah berusaha untuk membenahi koleksinya.
Sebagian dari deretan buku-bukunya memiliki label, misalnya saja
HB.136.835.1993. "HB itu untuk buku-buku makroekonomi. Kategorisasi ini
saya buat sendiri, mengikuti perpustakaan Amerika. Dulu, saya rajin
memberi label setiap buku saya. Sekarang sudah tidak sanggup. Nggak
sempat lagi," ungkapnya.
<div style="text-align: justify;"><span style="font-family: Arial,sans-serif,Helvetica;">
Meski air mineral kemasan mudah didapatkan, air minum rebus sengaja ia
bawa dari rumah. Alasanya ternyata cukup masuk akal, selain sulit
terurai di tanah, botol plastik air mineral, pasti akan menimbulkan
sampah.
</span></div>
<span style="font-family: Arial,sans-serif,Helvetica;">Faisal Basri
lahir di Bandung 6 Nopember 1959. Menikah dengan Syafitrie dan
dikaruniai seorang anak perempuan, Siti Nabila Azura Basri (14 tahun),
dan dua anak laki-laki (Anwar Ibrahim Basri, 16 tahun dan Muhammad Attar
Basri, 10 tahun).</span><div style="text-align: justify; font-family: Arial,sans-serif,Helvetica;">
</div>
<span style="font-family: Arial,sans-serif,Helvetica;">Siapa yang tak
mengenal Benyamin Sueb, tokoh dan sekaligus seniman Betawi yang merintis
karir dari kondektur bus PPD. Seniman yang populer lewat celetukan
"muke lu jauh" atau "kingkong lu lawan" pasti mengingatkan masyarakat
pada Benyamin Sueb.
</span>
<span style="font-family: Arial,sans-serif,Helvetica;">Biem Benjamin
dikenal sebagai tokoh muda asli betawi yang dekat dengan masyarakat
kebanyakan. Putra ketiga dari seniman betawi Benyamin S. ini dilahirkan
di Jakarta, 13 Maret 1964.
</span>
<div style="text-align: justify; font-family: Arial,sans-serif,Helvetica;"><font size="2"><span style="color: #000000; line-height: 15px; ">Tak
banyak orang mengetahui bahwa Faisal Basri adalah cucu tokoh nasional.
Ia ternyata merupakan cucu dari salah satu pahlawan pejuang kemerdekaan,
yang kemudian menjadi Wakil Presiden, Adam Malik.</span></font></div>
Perubahan niscaya tak bisa dibendung, sebab perubahan bersifat abadi.
Hanya saja, kata Faisal Basri, '' butuh lapisan yang tebal untuk
menggerakan perubahan, karena itulah perlu produsen demokrasi yang tak
sedikit,''.
<span style="font-family: ">Kesederhanaan,
kejujuran dan konsistensi dalam membela kebenaran adalah sikap dan
karakter Faisal Basri yang telah di mengerti oleh publik. Sikap dan
karakter demikian, tanpa disadari telah membentuk perilaku keseharian
yang unik. Di katakan unik karena, perilaku dalam keseharian berbeda
dengan kebanyakan orang.</span>
Bertindak lugas bukan tanpa resiko. Tapi bagi laki-laki kelahiran 6
November 1959 ini, "Jikalau harus memilih antara pertemanan atau
(menegakkan) kebenaran, saya tak ragu untuk memilih yang terakhir."
Sejak mahasiswa Faisal aktif di berbagai organisasi. Masuk FEUI tahun
1978 tatkala kampus sedang bergejolak melawan NKK-BKK. Gejolak politik
membawanya kian larut dalam berbagai gerakan. Ia tercatat sebagai
pendiri Majelis Amanat Rakyat (MARA) dan Partai Amanat Nasional (PAN).
Di Partai ini ia menjadi Sekretaris Jenderal yang pertama dan pasca
Kongres I di Yogyakarta dipercayakan sebagai salah satu Ketua.